Bagaimana Cara Menjual Tanah ke Bank? Begini Langkahnya!

15 Nov 2022

Cara menjual tanah ke bank merupakan solusi cepat mendapatkan uang.

Anda memiliki investasi tanah dan ingin menjualnya? Saat ini, menjual tanah memang cukup terasa gampang-gampang sulit, apalagi jika Anda hanya menawarkannya ke masyarakat umum. Hal ini dikarenakan pangsa pasar tanah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan bangunan.

Namun, sekarang tak perlu khawatir lagi karena Anda bisa menjualnya ke pihak bank dengan mudah. Hal itu sangat cocok untuk penjual yang menginginkan dana cepat. Lalu, bagaimana cara menjual tanah ke bank? Berikut ulasannya.

Prosedur dan Cara Menjual Tanah ke Bank

Bagi Anda yang bertanya-tanya apakah bisa jual tanah ke bank? Jawabannya adalah tentu bisa. Hal ini juga tidak membutuhkan proses yang terlalu rumit. Namun, sumber informasi terkait ini memang masih terbatas dan sulit diakses.

Secara sederhana, proses cara menjual tanah ke bank sangat mudah. Anda bisa langsung mengajukan tanah ke pihak bank, lalu mereka akan mencarikan pembeli. Nantinya, pembeli dapat membeli tanah tersebut secara kredit.

Selain itu, dengan cara ini tentunya dapat meringankan beban calon pembeli yang tidak memiliki dana besar untuk membeli tanah. Di samping itu, cara menjual tanah ke bank ini juga sudah terjamin validitasnya karena pihak bank akan melakukan background check terhadap tanah tersebut.

Sebagai penjual, Anda juga bisa membantu pihak bank dengan melakukan promosi yaitu menawarkan keunggulan opsi kredit kepemilikan tanah. Dengan begitu, hal tersebut akan memudahkan calon pembeli yang tidak memiliki dana cukup untuk melunasi tanah tersebut, terutama dalam waktu dekat.

Perlu diketahui juga, meskipun tanah tersebut dapat dijual secara kredit, Anda sebagai penjual akan tetap mendapatkan harga jualnya secara penuh.

Adapun harga jual tanah ke bank bermacam-macam, tergantung kesepakatan. Intinya, pihak bank akan menalangi dana untuk pembeli dan nantinya pembeli akan melunasi semuanya secara kredit ke bank.

Meskipun begitu, penjual juga tidak bisa lepas tangan begitu saja dalam transaksi ini. Pihak bank biasanya akan menahan sertifikat tanah selama masa pelunasan kredit kepemilikan tanah oleh pembeli hingga jangka waktu yang ditentukan. Setelah dilunasi, maka sertifikat tersebut baru bisa dipindahtangankan ke pembeli.

Keuntungan Menggunakan Cara Menjual Tanah ke Bank

Dalam praktiknya, dengan cara menjual tanah ke bank ada beberapa keuntungan. Di antaranya yaitu:

1. Tanah Akan Lebih Cepat Laku

Keuntungan dari cara menjual tanah ke bank pertama yaitu tanah akan menjadi lebih cepat laku. Hal ini dikarenakan adanya pemasaran dan jaringan bank yang luas dari nasabah atau non-nasabah. Biasanya, tanpa bank mempromosikannya, tanah pun sudah akan tentu terjual.

2. Pembayaran Lebih Mudah Karena Ada Sistem Kredit

Pembayaran akan menjadi lebih mudah adalah salah satu keuntungan dari cara menjual tanah ke bank. Hal ini dikarenakan transaksi bisa dilakukan dengan sistem kredit, sama seperti rumah. Tentunya, pihak pembeli akan merasa diuntungkan dengan adanya metode jual beli tanah seperti ini.

3. Transaksi Menjadi Lebih Aman

Keuntungan terakhir yang bisa dirasakan dari cara menjual tanah ke bank yaitu transaksi menjadi lebih aman. Baik pembeli maupun penjual, tentunya akan terhindar dari penipuan karena pihak bank sudah memiliki validitasnya.

Prosedur dan Cara Membeli Tanah ke Bank

Umumnya, terdapat beberapa bank yang memberikan layanan KPT atau Kredit Pemilikan Tanah. Anda bisa langsung mendatangi kantor bank dan penuhi persyaratan serta prosedur yang telah ditentukan. Adapun syarat-syarat membeli tanah ke bank menggunakan KPT adalah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia atau WNI
  • Usia minimal 21 tahun
  • Usia maksimal 55 tahun bagi karyawan dan 65 tahun bagi wiraswastawan atau profesional.

Setelah itu, terdapat beberapa syarat dokumentasi yang perlu disiapkan untuk mengajukan KPT, di antaranya sebagai berikut:

  • Fotokopi KTP pemohon
  • Fotokopi NPWP pemohon
  • Fotokopi Surat Nikah
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat Keterangan Kerja asli dan slip gaji
  • Pas foto pemohon
  • Dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB)

Setelah memenuhi persyaratan di atas, Anda bisa langsung mengisi formulir permohonan kredit kepemilikan tanah. Selanjutnya, pihak bank akan memproses pengajuan tersebut dan biasanya akan diproses selama dua minggu hingga satu bulan lamanya.

Setelahnya, pihak bank akan melakukan analisis terhadap permohonan kredit tanah yang diajukan, seperti luas, lokasi, hingga harga pasaran.

Perlu diketahui bahwa Anda wajib memastikan kalau tanah yang dicicil sudah menjadi SHM atau Sertifikat Hak Milik. Hal ini dikarenakan apabila statusnya masih girik atau AJB, maka pihak bank akan mengalami kesulitan untuk menerima pencairan plafon kredit.

Itu tadi merupakan penjelasan singkat mengenai bagaimana cara menjual tanah ke bank, mulai dari prosedur hingga keuntungannya. Bagi Anda yang ingin memindahtangankannya, pastikan sudah memenuhi syarat-syarat di atas. Semoga informasi ini bermanfaat dan simak terus ulasan lainnya di OCBC NISP!

Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Investasi - 8 Des 2022

Keuntungan Investasi Emas & Kerugiannya yang Wajib Anda Tahu

Baca

Edukasi, Investasi - 8 Des 2022

Mengenal Apa itu Perusahaan Efek, Fungsi, Jenis & Contohnya

See All

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Download ONe Mobile