Kredit Aksep: Pengertian, Jenis, Strategi dan Proses Kerja

15 Nov 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Apa yang dimaksud dengan kredit aksep? Simak penjelasannya

Dalam dunia perbankan, sebagai nasabah Anda pasti mengenal apa itu kredit atau pinjaman. Ada banyak jenis layanan kredit yang disediakan bank, salah satunya yaitu aksep. Singkatnya, kredit aksep adalah salah satu sistem pembayaran dari pihak bank.

Pada umumnya, pinjaman atau kredit dibagi menjadi aktif dan pasif. Kredit aksep adalah salah satu bentuk produk bank yang bersifat aktif. Mungkin sebagian dari Anda mungkin belum memahami apa itu kredit aksep dan contohnya. Untuk itu, yuk simak informasi selengkapnya di artikel berikut ini!

Pengertian Kredit Aksep Bank

Secara umum, kredit merupakan sarana simpan pinjam yang disediakan oleh bank guna membantu perekonomian masyarakat. Dari banyak macamnya, salah satu jenis kredit yang paling sering digunakan adalah kredit aksep. Bentuk pinjaman ini termasuk dalam jenis aktif. Biasanya, produk ini ditujukan bagi usaha kecil dan kepentingan nasabah lainnya.

Kredit aksep adalah bentuk pembayaran berupa wesel yang dijamin oleh bank dari pemilik rekening individu. Biasanya, kredit aksep digunakan oleh perusahaan untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar karena dinilai cukup aman. Di sisi lain, kredit aksep juga merupakan warkat utang jangka pendek.

Pinjaman oleh bank dalam bentuk kredit aksep tergantung dari nilai wesel yang dikeluarkan nasabah. Kemudian wesel diperjualbelikan oleh pihak terkait dan hasilnya akan diberikan kepada bank sebagai jaminan. Setelah itu, kartu kredit akan diterbitkan oleh bank untuk nasabah sebagai hasil penyelesaian proses tersebut.

Cara Kerja Kredit Aksep

Setelah mengenal pengertian kredit asep, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara kerjanya. Pada umumnya, terdapat dua macam kredit aksep yaitu cek dan investasi. Keduanya memiliki metode pelaksanaan yang berbeda namun memiliki dampak positif bagi jalannya sistem perekonomian dari ketiga pihak, yaitu masyarakat, debitur, dan kreditur.

Sebagai cek, kredit aksep adalah alat untuk memastikan bank membayarkan sejumlah uang kepada pemilik kartu pada tanggal yang ditentukan. Berdasarkan aturannya, aksep akan diterbitkan 90 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Namun, satu hari kemudian kredit aksep bisa saja jatuh tempo hingga 180 hari setelahnya.

Di sisi lain, penggunaan kredit aksep sebagai investasi biasanya diperdagangkan oleh pihak bank dan investor lembaga di pasar surat berharga atau pasar sekunder sebelum jatuh tempo. Caranya hampir sama dengan penjualan obligasi tanpa kupon. Nilai jualnya di bawah nominal sedangkan diskon ditentukan dari berapa lama sebelum jatuh tempo.

Strategi Pelaksanaan Kredit Aksep

Setelah mengetahui apa itu kredit aksep, saatnya mengenal tentang strategi pelaksanaannya. Pada umumnya, kredit merupakan bentuk layanan yang sering digunakan oleh nasabah. Adapun, kredit aksep adalah salah satu jenis kredit aktif dan selalu bergerak. Setelah ditandatangani oleh bank, aksep dapat diperjualbelikan oleh nasabah.

Untuk kredit aksep dalam bentuk investasi, cara penerapannya akan disesuaikan dengan sistem perdagangan obligasi tanpa kupon. Nilai penjualannya bisa berada di bawah nominal dan terdapat diskon yang diberlakukan berdasarkan waktu sebelum tanggal jatuh tempo. Hal tersebut dikarenakan sifat insidental dan stabil dari sistem kredit aksep.

Salah satu contoh kredit aksep adalah bentuk jaminan berupa surat berharga. Dalam prosesnya, bank akan berperan sebagai perantara dalam pembayaran kredit ini. Dari transaksi tersebut, nasabah bisa menggunakan pinjaman untuk membeli obligasi atau investasi.

Penarikan Kredit Aksep dengan Sistem Revolving

Kredit aksep adalah bentuk pembayaran jangka pendek yang dijamin oleh bank. Oleh karena itu, proses penarikan kreditnya bisa berjalan dengan lancar jika ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak bank terkait. Adapun untuk media penarikan kredit aksep adalah Tanda Terima Uang Nasabah (TTUN).

Pinjaman berupa kredit aksep adalah bentuk produk dari bank dengan sistem revolving. Dalam periode peminjaman akan dikenai bunga yang bersifat efektif dan floating (mengambang) sekitar 6 hingga 12 bulan sekali. Dikarenakan bentuk pinjaman berjangka pendek, jadi periode waktu maksimal kredit hanya dibatasi selama 12 bulan.

Pembatasan Penarikan Kredit Aksep

Dalam pelaksanaannya, aksep bank menerapkan biaya provisi sebesar 1% di awal penggunaannya. Di samping itu, pelunasan pinjaman juga dapat dilakukan dengan mudah dengan fasilitas kredit yang diberikan saat jatuh tempo. Untuk proses pencairan dananya bisa dilakukan di lembaga kliring setempat.

Sumber dana dari kredit aksep berasal dari bank penerbitnya, bukan rekening perorangan. Jadi terdapat batas penarikan dana yang bisa dilakukan. Sebelum memulai proses kredit, Anda harus tahu apa saja bentuk pembatasan penarikan pinjaman ini. Berikut adalah batasan-batasan kredit aksep bank:

  • Minimal batas penarikan pinjaman sejumlah Rp25.000.000
  • Penarikan kredit maksimal sebesar plafon kredit yang telah disetujui
  • Penarikan pinjaman biasanya dalam jangka waktu minimal 2 hari kerja dan maksimal sesuai waktu yang telah ditentukan

Itu dia penjelasan mengenai apa itu kredit aksep serta cara kerjanya. Semoga informasi ini bermanfaat ya. Well, kalau Sobat OCBC membutuhkan kredit untuk kepentingan pengembangan usaha, yuk cek info selengkapnya mengenai produk Kredit Modal Kerja dari OCBC NISP yang memberikan berbagai manfaat bagi para pelaku bisnis. Sampai jumpa!

Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 6 Des 2022

Aset Finansial Adalah: Pengertian dan Cara Investasinya

Baca

Edukasi - 6 Des 2022

Transfer Payment: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung

See All

Produk Terkait

KPM

KPM

Solusi memenuhi kebutuhan finansial
KPR Easy Start

KPR Easy Start

KPR untuk generasi muda wujudkan rumah impian dengan angsuran rendah
KTA

KTA

Solusi memenuhi kebutuhan finansial

Download ONe Mobile