Apa itu Kredit Mikro? Persyaratan dan Cara Mendapatkannya

15 Nov 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagaimana cara mendapatkan kredit mikro? Yuk simak ulasannya.

Keberadaan UMKM di Indonesia saat ini semakin meningkat, hal ini tentu berpengaruh besar terhadap tumbuhnya perekonomian di Indonesia. Maka dari itu, kehadiran kredit mikro adalah salah satu upaya pemerintah untuk mendukung berkembangkan usaha kecil.

Nah, jika Anda membutuhkan modal pengembangan usaha dan masih bingung mencari pinjaman, maka pahami lebih lanjut tentang apa itu kredit mikro. Yuk simak ulasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Pengertian Kredit Mikro

Sebagaimana tertera dalam Peraturan Bank Indonesia No. 14/22/PBI/2012 yang selanjutnya mengalami pembaharuan pada Peraturan Bank Indonesia No. 17/12/PBI/2015, kredit usaha mikro atau sering disingkat menjadi kredit mikro adalah pemberian pinjaman modal pada para pelaku usaha yang masuk dalam kategori usaha mikro, kecil, atau menengah.

Kredit mikro adalah bentuk pinjaman dengan jumlah kecil. Di mana layanan ini diperuntukan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah yang tidak memiliki pekerjaan, namun mempunyai riwayat kredit sehat.

Tujuan dari kredit mikro adalah sebagai bantuan modal usaha bagi mereka yang ingin memulai bisnis atau berwirausaha.

Dapat dikatakan bahwasannya pembentukan kredit ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan pada masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah. Memberikan mereka modal atau peluang untuk dapat bersaing, serta mengembangkan kemampuan dan juga keterampilan yang dimilikinya.

Syarat Pengajuan Kredit MIkro

Sebelum melakukan pengajuan pinjaman kredit mikro pada lembaga keuangan, sebaiknya pahami dulu syarat atau ketentuan yang berlaku di dalamnya karena ini berkaitan dengan layak tidaknya pelaku usaha tersebut menerima pinjaman dari bank.

Secara umum syarat atau ketentuan dalam pengajuan kredit mikro adalah:

1. Usaha merupakan usaha yang layak dan menjanjikan dalam jangka panjang, meskipun bisnis tersebut tergolong kecil, akan tetapi memiliki risiko kerugian rendah.

2. Usaha telah dijalankan secara aktif minimal dalam waktu 6 bulan terakhir. Harus dibuktikan melalui surat keterangan usaha yang dikeluarkan oleh lembaga pemerintahan daerah setempat.

3. Tidak dalam proses penerimaan pinjaman, kecuali pinjaman konsumtif seperti KKB, KPR, atau Kartu Kredit .

4. Melengkapi persyaratan administrasi seperti Kartu Keluarga, KTP, dan surat keterangan usaha dari lurah atau kepala desa setempat.

5. Pada umumnya bank akan meminta jaminan misalnya seperti BPKB kendaraan atau sertifikat tanah, akan tetapi ada juga yang tidak.

Hal Penting dalam Mengajukan Kredit Mikro

Kredit mikro adalah layanan yang memberikan banyak kemudahan bagi para pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya melalui pinjaman tersebut. Namun, ada beberapa yang harus Anda perhatikan sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih kredit jenis ini.

Penjelasan mengenai apa saja yang harus diperhatikan sebelum mengajukan kredit mikro adalah sebagai berikut.

1. Suku bunga

Setiap lembaga keuangan tentu saja memiliki perhitungan berbeda terkait suku bunga kredit mikro yang diberikan. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk mendapatkan pinjaman ada baiknya Anda melakukan riset dan membandingkannya terlebih dahulu.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan biaya provisi serta administrasi ketika melakukan pertimbangan ya.

2. Dokumen lengkap

Hal yang selanjutnya harus Anda perhatikan sebelum mengajukan kredit mikro adalah kelengkapan dokumen, mulai dari identitas (fotocopy KTP, Kartu Keluarga serta NPWP), legalitas usaha (TDP, SKDP, SIUP, SITU dan Akta Pendirian Usaha) hingga agunan bila memang ada.

Akan tetapi, juga ada beberapa lembaga keuangan yang mengharuskan calon debitur untuk menyertakan data keuangan usaha berupa laporan dan proyeksi cash flow ketika melakukan pengajuan kredit mikro.

Persyaratan dokumen-dokumen tersebut tentu saja jauh lebih mudah dibandingkan dengan pengajuan jenis kredit lainnya.

3. Limit kredit

Limit yang ditawarkan dalam setiap lembaga keuangan berbeda-beda. Contoh kredit mikro yang ditawarkan oleh bank A mulai dari Rp100 juta hingga Rp10 miliar. Sedangkan bank B hanya menawarkan limit dengan jumlah maksimal Rp5 miliar saja.

Informasi limit kredit mikro biasanya akan tertera pada laman resmi bank tersebut, sehingga Anda dapat memastikannya lagi sebelum mengajukan pinjaman. Jangan lupa juga untuk memperhitungkan limit kredit yang ditawarkan apakah sudah sesuai dengan kebutuhan kredit Anda atau tidak.

Tips Mendapatkan Kredit Mikro dengan Cepat

Tips pertama dalam mengajukan kredit mikro adalah nama baik atau kredibilitas usaha. Pihak bank akan melakukan BI Checking atau pengecekan identitas dan usaha dari calon debitur. Hal ini bertujuan untuk memperkirakan adanya risiko serta sebagai indikator penentu nominal pinjaman yang diberikan.

Bila Anda memiliki riwayat kredit macet pada lembaga keuangan yang terkoneksi dengan Bank Indonesia, maka pengajuan pinjaman mungkin akan jauh lebih sulit diterima.

Selanjutnya, pihak bank juga akan memperkirakan pendapatan usaha Anda setiap bulannya. Jenis usaha yang paling mudah diterima ketika mengajukan kredit mikro adalah minimarket, toko bangunan atau bisnis yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Itu dia penjelasan mengenai apa itu kredit mikro dan berbagai manfaatnya bagi pengusaha kecil yang membutuhkan modal dalam mengembangkan bisnis. Salah satu pinjaman modal yang dapat Sobat OCBC nikmati manfaatnya adalah Kredit Modal Kerja dari OCBC NISP, pengajuannya fleksibel, mudah dan memiliki berbagai pilihan. Yuk ajukan sekarang!

Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 6 Des 2022

Aset Finansial Adalah: Pengertian dan Cara Investasinya

Baca

Edukasi - 6 Des 2022

Transfer Payment: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung

See All

Produk Terkait

KPM

KPM

Solusi memenuhi kebutuhan finansial
KTA

KTA

Solusi memenuhi kebutuhan finansial
KPR Easy Start

KPR Easy Start

KPR untuk generasi muda wujudkan rumah impian dengan angsuran rendah

Download ONe Mobile