Tips dan Solusi Cari Pinjaman Tanpa Riba dengan Aman

15 Nov 2022

Apa yang dimaksud pinjaman tanpa riba? Yuk, cek informasinya di sini! 

Mengajukan kredit kepada bank memang bisa dilakukan dengan mudah sekarang. Salah satu bentuk cicilan yang banyak diincar saat ini adalah pinjaman tanpa riba. Bentuk angsuran berbasis syariah ini merupakan opsi tepat bagi umat Islam.

Sekarang, lembaga pinjaman tanpa riba banyak menyediakan bentuk kredit ini. Dalam prosesnya, cicilan yang diterima oleh nasabah tidak akan dikenai bunga. Lantas, bagaimana tips mencari pinjaman tanpa riba dan solusinya? Yuk, simak informasi selengkapnya di sini!

Pinjaman Tanpa Riba

Mengajukan kredit kepada bank memang bukan hal baru di masyarakat. Namun, banyak bentuk pinjaman dalam praktik perbankan. Salah satunya adalah pinjaman tanpa riba yang diperuntukkan bagi umat Islam. Dibandingkan dengan kredit biasanya, wujud pinjaman berbasis syariah ini tidak memberlakukan bunga.

Tidak hanya tersedia dalam bentuk produk perbankan, kredit tanpa riba juga bisa diajukan lewat lembaga non bank syariah berbasis online. Pelaksanaannya diatur oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Nomor 117/DSN-MUI/II/2018 yang menyatakan bahwa pinjaman bisa dilakukan dengan menerapkan akad perjanjian syariah.

Lalu, siapa saja yang boleh melakukan pinjaman syariah? Baik individu atau badan usaha bisa mengajukan kredit tanpa riba ini. Biasanya, Anda dapat menemukan layanan ini di bank berbasis syariah dan lembaga pinjaman tanpa riba yang memiliki sertifikasi syariah.

Tips Pinjaman Tanpa Riba

Untuk mengajukan kredit syariah, peminjam harus tahu apa saja persyaratannya dan menyatakan tujuan pengajuannya. Pada umumnya, syarat pinjaman ini sama seperti pengajuan kredit biasanya. Anda harus menyerahkan dokumen penting seperti fotokopi identitas diri serta bukti pendapatan. Tujuan peminjaman pun juga harus untuk sesuatu yang halal.

Jika dibandingkan dengan pinjaman pada umumnya, kredit tanpa riba memiliki fitur di mana bunga tidak berlaku. Selain itu, debitur tidak sepenuhnya bertanggung jawab membayarkan kredit jika tidak mampu mengembalikannya. Risiko kredit akan dibagi dengan pihak pemberi pinjaman jadi pelaksanaannya relatif lebih aman dibandingkan pinjaman pada umumnya.

Untuk pengajuan kredit syariah sendiri bisa dilakukan di lembaga-lembaga tertentu. Namun sebelum melakukannya, Anda harus tahu tips kredit tanpa riba terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa caranya:

1. Memutuskan Jumlah Pinjaman

Pastikan untuk menentukan nominal kredit terlebih dahulu sebelum mengajukannya ke lembaga pinjaman tanpa riba. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan berapa besar hutang yang harus dibayarkan dan tentunya merencanakan pengumpulan dana untuk melunasi pinjaman nantinya.

2. Mencari Pilihan Alternatif

Sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman, pertimbangkan dulu apakah ada pilihan lain yang dapat diambil guna memenuhi kebutuhan Anda. Carilah berbagai opsi dan solusi pinjaman tanpa riba lainnya agar bisa membandingkan sekaligus memilih produk yang paling tepat.

3. Memperhatikan Persyaratan dan Konsekuensi

Bacalah semua hal penting dalam kredit tanpa riba yang akan Anda pilih termasuk persyaratan dan konsekuensinya. Ketentuan dalam pengajuan kredit syariah bisa berbeda antara satu lembaga dan lainnya. Maka dari itu, Anda harus benar-benar memperhatikan dan membandingkan fitur pinjaman syariah untuk menentukan pilihan terbaik.

Pastikan juga untuk membaca dengan teliti tentang konsekuensi pinjaman. Biasanya bentuk pinjaman ini disertai dengan penyerahan jaminan. Perlu diingat bahwa barang yang dijaminkan tidak bisa dijual selama hutang belum dilunasi.

Solusi Pinjaman Tanpa Riba

Kredit syariah bisa diajukan di berbagai lembaga pinjaman tanpa riba bersertifikat. Pada umumnya, bank atau layanan pinjaman online berbasis syariah memberikan pelayanan ini. Di samping dua pilihan tersebut, banyak opsi lain yang bisa dipertimbangkan sebagai solusi pinjaman tanpa riba di antaranya yaitu:

1. Menggunakan Kartu Kredit Syariah

Alih-alih mengajukan pinjaman, Anda bisa menggunakan layanan kartu kredit syariah untuk melakukan pembayaran secara langsung. Sistem kredit produk perbankan syariah ini tidak dikenai bunga sehingga cocok digunakan bagi umat Islam.

Penggunaan kartu kredit syariah sudah diberlakukan sejak tahun 2006 di Indonesia. Peredarannya diatur oleh MUI dengan ketentuan DSN-MUI No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang kartu kredit syariah.

Pengguna kartu kredit syariah diminta membayar iuran anggota sebagai ganti dari pembayaran bunga pinjaman. Besarnya iuran biasanya berbeda-beda tergantung dari bank yang merilis produk tersebut.

2. Meminjam Uang Langsung dari Orang Terdekat

Daripada melakukan pengajuan kredit konvensional, Anda bisa meminjam uang dari orang terdekat. Hal ini bisa menjadi solusi pinjaman tanpa riba yang efektif dan efisien. Tentu saja sebelum meminta pinjaman, Anda harus mengutarakan maksud peminjaman dengan jelas.

Isu finansial seperti meminjam uang bisa menjadi masalah sensitif. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan pinjaman hanya kepada orang dekat terpercaya yang mengerti Anda. Penting juga untuk mengembalikan uang dengan penuh agar tidak terjadi konflik nantinya.

3. Menggadaikan Barang

Untuk solusi pinjaman tanpa riba terakhir, gadaikan barang sebagai jaminan kredit. Tidak ada keuntungan atau bunga yang berlipat ganda maupun bagi hasil dari transaksi ini. Sebagai gantinya, Anda harus membayarkan upah pemeliharaan atas barang yang digadaikan kepada pihak pegadaian.

Nah, itu dia informasi singkat seputar tips pinjaman tanpa riba dan solusinya. Apakah Anda tertarik mengajukan kredit dengan halal? Yuk, gunakan produk layanan OCBC NISP syariah untuk pemenuhan kebutuhan finansial yang aman dan terpercaya!

Baca juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Investasi - 16 Nov 2022

Pengertian Mawaris dalam Islam, Rukun dan Hukumnya [Lengkap]

Baca

Daily Update, Edukasi - 15 Nov 2022

Ekonomi Syariah: Pengertian, Ciri-ciri, Prinsip dan Tujuan

See All

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Download ONe Mobile