Bangun Masa Depan Cemerlang Sang Buah Hati dengan Life Goals

16 Nov 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Pendidikan adalah instrumen penting dalam kehidupan manusia untuk mengembangkan potensi diri dan mencerdaskan individu dengan lebih baik. Sebagaimana manusia adalah mahluk yang diberikan akal, maka sebaiknya dimanfaatkan secara maksimal.

Menurut KBBI, pendidikan ialah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang ataupun kelompok dalam upaya mendewasakan manusia melalui sebuah pengajaran maupun pelatihan.

Sementara menurut Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional dijelaskan bahwa pendidikan adalah tempat atau wadah untuk mengembangkan seluruh potensi diri yang ada pada diri manusia.

Mengapa pendidikan penting?

Pendidikan penting karena sebagai salah satu cara dalam pengembangan diri ke arah lebih baik serta mampu meningkatkan status sosial, menstabilkan kondisi ekonomi, dan menjadikan manusia sebagai pribadi yang siap berkarya di masyarakat.

Berdasarkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003, tujuan pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis juga bertanggung jawab.

Dengan memiliki tingkat pendidikan yang baik, seseorang bisa mencari dan menambah wawasan baru yang akan berguna untuk menempatkan dirinya pada posisi hidup yang mapan. Selain itu, dengan pendidikan seseorang akan punya potensi dan kreativitas yang membantu mendapatkan pekerjaan yang mumpuni.

Kapan sebaiknya memulai pendidikan?

Pertanyaan ini seringkali menjadi pertimbangan bagi orang tua saat anaknya beranjak besar. Beberapa orang menganggap bahwa semakin dini anak mendapatkan pendidikan, semakin baik pula untuk masa tumbuh kembangnya. Meskipun begitu, menurut penelitian oleh Universitas Stanford, ditemukan bahwa anak yang masuk sekolah pada usia 6 tahun akan menghasilkan skor ujian yang lebih baik. Karena pada usia 7 dan 11, anak lebih sudah mempunyai self-control yang matang.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengeluarkan ketentuan usia anak boleh masuk SD. Mengacu pada Permendikbud Nomor 51/2018 pasal 7 disebutkan bahwa calon peserta didik baru kelas 1 SD adalah berusia 7 tahun.

Namun, menurut penuturan para ahli kematangan seorang anak untuk masuk sekolah tidak hanya diukur berdasarkan usia. Masing-masing anak memiliki tahap dan proses yang berbeda-beda. Akan tetapi, sebelum memasukkan anak ke sekolah tetap perlu memperhatikan beberapa aspek kesiapan, di antaranya:

  1. Aspek Fisik, meliputi kemampuan motorik kasar dan halus sang anak
  2. Bahasa, seperti perkenalan diri, bernyanyi, bercerita atau kemampuan menjawab pertanyaan
  3. Kognitif, yaitu mengenal angka, warna atau bentuk dan dapat mengelompokkan benda
  4. Sosial-emosional, berperilaku sesuai norma, tidak bergantung pada orang tua, bermain secara interaktif, mampu menolong teman dan menghargai perbedaan
  5. Kemandirian, mampu makan sendiri, dapat ke toilet tanpa bantuan orang lain, teratur dengan rutinitasnya seperti bangun tidur dan pergi ke sekolah

Apa yang harus disiapkan untuk pendidikan anak?

Selain mengidentifikasi kesiapan anak secara mental dan fisik agar bisa memulai pendidikan formal di sekolah. Hal lain yang perlu disiapkan adalah biaya pendidikan anak mulai dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi.

Biaya pendidikan anak bisa bervariasi tergantung sekolah yang dipilih. Walaupun begitu, setiap orang tua pasti ingin menyekolahkan anaknya di tempat yang terbaik. Agar anak memiliki masa depan yang cemerlang, pastikan Anda telah menyiapkan dana yang cukup untuk mendukung pendidikan sang buah hati.

4 Cara Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak

  1. Buatlah rencana waktu dan sekolah yang dituju
    Sebelum menentukan biaya yang dibutuhkan, sebaiknya Anda merencanakan terlebih dahulu kapan anak akan bersekolah dan sekolah apa yang ingin dituju. Ini sebagai langkah pertama untuk menghitung berapa banyak dana yang diperlukan untuk jangka waktu tertentu jika masuk sekolah yang dipilih.
  2. Melakukan riset biaya sekolah
    Bagian ini adalah tahapan penting untuk memperkirakan seberapa besar biaya yang dibutukan. Mulai dari iuran sekolah sampai fasilitas yang dibutuhkan. Selain itu, perhatikan juga kenaikan biaya di masa depan yang mungkin terjadi untuk mengetahui total keseluruhan biaya pendidikan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
  3. Buat anggaran dana
    Setelah merencanakan waktu, tempat, dan biaya yang diperlukan untuk menunjang pendidikan anak, segera buat anggaran dana yang terperinci. Kira-kira berapa persen dari pemasukan utama yang bisa disisihkan untuk pendidikan dan tidak mengganggu pengeluaran pokok lainnya seperti bayar KPR rumah atau cicilan lainnya.
  4. Mulai lakukan investasi
    Selain menyisihkan uang dari pendapatan, Anda bisa melakukan investasi untuk dana pendidikan. Dari kegiatan investasi, Anda akan mendapat imbal hasil setiap bulan atau per tahun. Imbal hasil investasi biasanya lebih tinggi dibanding suku bunga tabungan. Sehingga, bisa mengimbangi kenaikan biaya pendidikan yang rata-rata mencapai 10% tiap tahunnya. Berbagai produk investasi yang bisa Anda pilih seperti obligasi, reksa dana, tabungan berjangka atau deposito.

Pendidikan yang baik merupakan faktor utama dalam menentukan keberhasilan sang buah hati di masa depan. Mempersiapkan pendidikan anak perlu dilakukan dengan matang dan butuh banyak pertimbangan. Meskipun begitu, mempersiapkan dana pendidikan bisa dilakukan lebih mudah. Bagaimana caranya?

Persiapkan Dana Pendidikan Anak dengan Life Goals di ONe Mobile

Kini mempersiapkan dana pendidikan anak jadi lebih mudah dengan layanan baru OCBC NISP yaitu Life Goals! Merupakan fitur terbaru yang dapat diaskes secara cepat dan mudah lewat ONe Mobile yang dapat membantu mencapai tujuan Anda di masa depan seperti pendidikan anak. Life Goals membantu Anda untuk menghitung dan memantau dana yang dimiliki, produk investasi yang dibeli, serta prediksi inflasi di masa depan!

Bagaimana cara memulai Life Goals?

  1. Cara singkat buat Life Goals
    1. Login ONe Mobile dan pilih menu Life Goals.
    2. Klik Rencanakan Life Goals untuk mulai menyusun target dan membuat Life Goals
    3. Pilih kategori Life Goals sesuai kebutuhanmu contohnya “Pendidikan” dan Lengkapi data sesuai petunjuk
    4. Cek hasil Ringaksan Life Goalsmu lalu klik Simpan. Life Goals berhasil dibuat!
  2. Cara singkat beli produk dan hubungkan produk investasi ke Life Goals
    1. Klik Lihat Detail Life Goals dan pilih Beli Produk Investasi
    2. Pilih produk investasi. Jika bingung pilih produk investasi yang tepat, klik Bantu Saya Pilih. Kemudian klik Pesan dan Lanjut
    3. Klik Hubungkan ke Life Goals dan pilih salah satu Life Goals yang ingin dihubungkan
    4. Jika Life Goals berhasil terhubung, klik Beli dan anjutkan transaksi sampai selesai
  3. Cara singkat tracking Life Goals
    1. Buka menu Life Goals dan klik kategori Life Goals yang telah Anda buat
    2. Lihat rincian Life Goals yang telah berjalan
    3. Jika ingin mengubah, hapus atau bagikan Life Goals, klik titik tiga di pojok kanan atas

Persiapkan masa depan cemerlang untuk sang buah hati dengan aman, nyaman, dan mudah dengan Life Goals di ONe Mobile!

Cek Guidebook Life Goals di sini

Cek info lebih lanjut klik www.ocbcnisp.id/faqlifegoals

Buat rencana pendidikan anak dengan Life Goals di ONe Mobile dan raih Poinseru senilai hingga Rp150 ribu dan Token Undian Luckyvestasi berhadiah utama Apartment Akasa Pure Living BSD!

Cek lebih lanjut di www.ocbcnisp.id/Poinlifegoals

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 6 Des 2022

Aset Finansial Adalah: Pengertian dan Cara Investasinya

Baca

Edukasi - 6 Des 2022

Transfer Payment: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung

See All

Produk Terkait

ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile