Laporan Posisi Keuangan Neraca: Pengertian dan Contohnya

6 Des 2022

Laporan posisi keuangan neraca memuat utang, aktiva dan modal perusahaan.

Dalam setiap perusahaan, laporan posisi keuangan neraca tentu sudah tidak asing lagi didengar. Mengingat, keuangan adalah hal paling penting untuk perusahaan. Elemen yang satu ini tidak akan terlewatkan setiap siklus akuntansi.

Pada laporan posisi keuangan perusahaan, akan ada data-data penting terkait keuangan dan transaksi. Sehingga, dalam laporan ini, Anda bisa mengetahui status keuangan perusahaan secara detail. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Laporan Posisi Keuangan Neraca

Laporan posisi keuangan neraca adalah dokumen yang bersifat sistematis tentang posisi aset perusahaan. Laporan ini berlaku untuk berbagai jenis perusahaan seperti perusahaan jasa, perusahaan komersial, dan perusahaan manufaktur.

Dengan kata lain, laporan posisi keuangan neraca dapat diartikan sebagai ringkasan dari kondisi sebuah aset, kewajiban, dan ekuitas suatu bisnis atau perusahaan.

Di dalam sebuah kondisi tertentu, statements of financial position sering disebut sebagai neraca atau balance sheet.

Manfaat laporan posisi keuangan neraca adalah untuk menunjukkan posisi keuangan perusahaan untuk periode waktu tertentu. Biasanya ditetapkan pada akhir tahun anggaran dan sisanya pada akhir tahun anggaran atau kalender.

Informasi yang terkandung di dalam laporan posisi keuangan disebut akun. Setiap akun dikategorikan berdasarkan likuiditasnya.

Jadi nomor urut pertama menunjukkan kelompok akun dengan likuiditas paling banyak, kemudian diikuti oleh akun dengan likuiditas rendah hingga sampai pada akun yang tidak memiliki likuiditas.

Komponen dalam Laporan Posisi Keuangan Neraca

Sebelum menangani pembuatan dan contoh laporan posisi keuangan neraca, Anda juga harus tahu tentang komponen yang terlibat. Seperti disebutkan sebelumnya, laporan keuangan ini terdiri dari tiga komponen utama yaitu sebagai berikut:

1. Aset

Aset merupakan kekayaan yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau bisnis. Biasanya dalam sebuah perusahaan terdiri dari kas, piutang, pengeluaran biaya langsung, serta aset tetap.

Selanjutnya, dalam laporan posisi keuangan, aset ditampilkan sebesar nilai bukunya di neraca.

2. Kewajiban atau Liabilitas

Jika aset adalah sebuah kekayaan dari perusahaan, liabilitas adalah kewajiban yang menjadi tanggungan dan harus dipenuhi oleh perusahaan.

Kewajiban ini mungkin harus diselesaikan oleh perusahaan dalam jangka pendek atau jangka panjang. Contoh sederhana dari hutang jangka panjang adalah pendapatan diterima dimuka dan kewajiban kepada pihak ketiga.

3. Ekuitas

Komponen terakhir dari laporan posisi keuangan neraca adalah ekuitas. Ekuitas mengacu pada modal suatu perusahaan atau usaha yang digunakan dalam aktivitas operasional bisnis dan kegiatan perusahaannya. Contoh komponen ini adalah modal disetor dan laba ditahan.

Fungsi Laporan Posisi Keuangan Neraca

Setelah mengetahui tentang pengertiannya, selanjutnya, Anda perlu memahami juga apa saja fungsi laporan posisi keuangan neraca. Beberapa di antaranya yaitu sebagai berikut.

1. Mengevaluasi Kondisi dan Kinerja Keuangan Perusahaan

Laporan posisi keuangan neraca menampilkan posisi keuangan perusahaan pada akhir periode  akuntansi dan membantu untuk lebih memahami posisi atau kinerja keuangan perusahaan.

Selain itu, laporan ini memungkinkan perusahaan untuk menentukan posisi kewajiban, ekuitas, dan aset mereka pada saat akun ditutup.

2. Acuan dalam Membuat Keputusan Strategis

Berdasarkan situasi keuangan yang dilaporkan, perusahaan akan dapat menetapkan pedoman strategis mengenai pengembangan operasional dan prosedur perbaikan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan di masa mendatang.

3. Sebagai Dasar Pertimbangan Bagi Investor dan Stakeholder Lain

Fungsi laporan posisi keuangan neraca selanjutnya adalah sebagai dasar pertimbangan bagi pihak-pihak yang berkepentingan seperti investor untuk menganalisis keadaan keuangan perusahaan.

Misalnya, investor dapat membandingkan posisi keuangan mereka saat ini di akhir tahun dengan posisi keuangan mereka sebelumnya untuk menentukan apakah perusahaan layak untuk berinvestasi.

Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Neraca

Secara umum, ada enam langkah untuk membuat laporan posisi keuangan neraca yang bisa Anda terapkan. Berikut adalah cara membuat laporan posisi keuangan neraca, yaitu :

  1. Mengidentifikasi dan menganalisis transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan.
  2. Pencatatan dan pengklasifikasikan jurnal transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan.
  3. Melakukan pemindahan atau masukkan hasil entri jurnal di buku besar keuangan Anda.
  4. Buat neraca saldo berdasarkan informasi di buku besar Anda.
  5. Melakukan aktivitas membuat worksheet dan kertas kerja kolom sesuai dengan buku besar.
  6. Membuat laporan neraca berdasarkan lembar kerja kolom.

Contoh Laporan Posisi Keuangan Neraca

Seperti yang kita tahu, bisnis dapat bergerak di berbagai macam sektor melalui jenis perusahaan berbeda.

Beberapa di antaranya mungkin merupakan perusahaan dagang, dan sebagian bergerak dalam bidang jasa atau manufaktur.

Meski bergerak di bidang yang berbeda, format dan bentuk dari neraca di tiap-tiap perusahaan sama.

Adapun, perbedaan mungkin ada pada jenis pos transaksi yang mungkin hanya ada di jenis perusahaan tertentu saja.

Contohnya adalah pos barang. Di mana dalam proses serta harga pokok produksinya hanya ada di perusahaan manufaktur saja.

Secara umum, cara membuat laporan posisi keuangan akan selalu mengikuti langkah di bawah ini.

  • Identifikasi dan analisis keuangan perusahaan.
  • Lakukan pencatatan dan klasifikasi jurnal transaksi keuangan perusahaan.
  • Pindahkan atau posting hasil pencatatan jurnal ke dalam buku besar.
  • Siapkan neraca saldo berdasarkan buku besar tersebut.
  • Susun kolom kertas kerja berdasarkan buku besar.
  • Buat statement of financial position berdasarkan kolom kertas kerja.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu laporan posisi keuangan neraca, mulai dari komponen, fungsi, cara membuat dan contohnya. Semoga, dengan membaca penjelasan di atas, Anda lebih memahaminya lagi ya. Yuk jangan lewatkan simak info penting lainnya terkait keuangan hanya di di OCBC NISP.

Baca juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 27 Jan 2023

Cara Jadi Trendsetter untuk Branding Bisnis, Ini Manfaatnya!

Baca

Edukasi - 27 Jan 2023

Inilah 8 Jenis Usaha Ekonomi di Indonesia, Simak Contohnya!

See All

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Download ONe Mobile