Mengenal Apa itu Bunga Flat, Begini Cara Menghitungnya!

15 Des 2022

Bunga flat adalah jenis bunga kredit dengan jumlah yang tetap dan tak berubah.

Secara mendasar, pengertian bunga flat adalah interest yang memiliki nilai tetap di setiap bulan. Ini merupakan salah satu jenis bunga dalam sistem kredit yang jumlahnya tak akan berubah.

Hal ini tentu berbeda dengan bunga efektif yang nilainya akan terus mengalami perbedaan di setiap pembayaran.

Biasanya, suku bunga flat adalah jenis interest yang digunakan untuk kebutuhan kredit konsumer dengan jangka pendek, misalnya kredit kendaraan bermotor, multi guna, KTA, dan lain-lain.

Untuk mengetahui dengan jelas perbedaan bunga flat dan efektif, yuk simak ulasan berikut mulai dari pengertian hingga cara menghitungnya. Check it out!

Apa itu Bunga Flat?

Dalam dunia perbankan, umumnya ada banyak jenis bunga yang ditawarkan kepada nasabah. Salah satunya adalah bunga flat.

Secara sederhana, bunga flat adalah interest pada pinjaman yang jumlahnya tidak berubah selama masa cicilan berlangsung.

Biasanya jenis bunga ini banyak diterapkan dalam pinjaman jangka pendek seperti kredit tanpa agunan, motor, KTA, smartphone dan lain-lain.

Jika kredit yang Anda ajukan memiliki bunga flat, maka jumlah cicilan di setiap bulan tidak akan berubah.

Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah mengukur kemampuan finansial dalam melunasi kredit.

Perbedaan Bunga Flat dan Efektif

Ketika bersinggungan dengan kredit, pasti Anda akan menemui istilah-istilah perbankan seperti bunga flat dan efektif.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk terikat dengan kredit, Anda perlu mempelajari hal-hal terkait perbedaan bunga flat dan efektif.

Hal ini karena tiap-tiap jenis bunga memiliki perbedaan, kekurangan, dan kelebihannya masing-masing seperti di beberapa poin bawah ini.

a. Karakteristik

Dari segi karakteristik, suku bunga flat adalah tetap hingga masa cicilan berakhir.

Biasanya jenis bunga ini diterapkan pada pinjaman jangka pendek seperti kredit tanpa agunan, cicilan smartphone atau motor.

Sedangkan bunga efektif adalah jenis bank interest yang cara perhitungannya berdasarkan pada jumlah sisa pokok utang.

Jadi, semakin lama jumlah bunga yang perlu dibayar juga akan semakin berkurang.

Alhasil, meskipun cicilan bulanan yang dibayarkan berjumlah sama, tapi porsi bunga dan pokok di kreditmu akan berbeda tiap bulan.

b. Kelebihan

Pada sistem efektif, perubahan persentase suku bunga sangat dipengaruhi oleh keadaan suku bunga pasar.

Artinya, apabila suku bunga di pasaran sedang turun, nasabah dapat menjadi pihak yang diuntungkan.

Nah, jika dibandingkan dengan sistem flat, kelebihannya adalah terletak pada suku bunganya yang tetap.

Jadi, jumlah cicilan yang perlu dibayar dari awal hingga akhir akan tetap sama. Anda pun jadi bisa mendapatkan kepastian terkait jumlah yang harus dibayarkan tiap bulan.

Selain itu, kelebihan lain dari bunga flat adalah tidak adanya penalti yang cukup besar jika Anda melakukan kesalahan kerja sama.

c. Kekurangan

Lalu bagaimana dengan kekurangan kedua sistem tersebut?

Pada sistem efektif, karena persentase bunga sangat dipengaruhi oleh pasar, maka tidak ada kepastian bagi nasabah dalam menentukan jumlah cicilan.

Dampaknya, nasabah tidak bisa memprediksi apakah jumlah cicilan tersebut berada dalam cakupan kemampuan finansial mereka atau tidak.

Sedangkan dalam sistem flat, Anda tidak akan mendapatkan kesempatan penurunan suku bunga seperti dalam sistem efektif.

Cara Menghitung Bunga Flat

Setelah mengetahui karakteristik, kekurangan, serta kelebihannya, sekarang saatnya membahas bagaimana cara menghitung bunga flat.

Seperti dalam poin sebelumnya, bunga flat adalah jenis interest yang jumlah cicilannya tetap tiap bulan.

Karena jumlah cicilan bunga yang tetap, tentunya perhitungannya pun juga lebih sederhana daripada sistem efektif. Contohnya dapat dilihat pada simulasi bunga flat di bawah ini.

Misalnya Anda baru saja mengajukan pinjaman dana sebesar Rp24 juta dengan tenor 1 tahun dan bunga flat adalah sebesar 5% per tahun.

Untuk mengetahui jumlah cicilan perbulan, bunga per bulan dan total bunga yang harus dibayar, Anda bisa menggunakan rumus bunga flat seperti yang ada di bawah ini.

Cicilan pokok per bulan = p : t

Bunga per bulan = p x i : 12

Total angsuran per bulan =

Keterangan

p = jumlah pokok pinjaman

i = persentase suku bunga pertahun

t = lama kredit dalam bulan

Dari contoh di tas, maka cicilan per bulan, bunga per bulan, dan total bunga yang harus dibayar adalah:

p = Rp24 juta

i = 5%

t = 12 bulan

Cicilan pokok = Rp24 juta : 12 = Rp2 juta

Bunga per bulan = Rp24 juta x 5% : 12 = Rp100 ribu

Total angsuran per bulan =

Dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa besar bunga cicilan setiap bulan adalah Rp250 ribu.

Nah jika dibulatkan hingga bulan ke-12, maka jumlah total bunga setahun adalah Rp3 juta.

Nah, sekarang Sobat OCBC NISP sudah paham kan mengenai apa itu bunga flat, cara menghitung, hingga bedanya dengan jenis efektif.

Dibandingkan jenis interest kredit lainnya, bunga flat adalah perhitungan yang cukup mudah dan tidak menyulitkan.

Meski demikian, bukan berarti nilainya selalu atau pasti lebih rendah dari bunga efektif, ya. Sebab, jika dihitung dengan saksama, bisa saja bunga tetap memiliki jumlah lebih tinggi.

Baca juga:

 

Story for your Inspiration

Baca

Tips & Trick - 1 Feb 2023

Berikan Yang Terbaik Saat Valentine, Asal Jangan Hal Ini!

Baca

Edukasi - 27 Jan 2023

Apa Itu Stress Spending? Ini Penyebab & Cara Menghindarinya

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC NISP siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB

Download ONe Mobile