Mengenal Kredit Konsumtif: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

28 Des 2022

Kredit konsumtif adalah pinjaman untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

Dalam dunia finansial, utang dan kredit merupakan hal yang sering ditemui. Umumnya, ada dua jenis kredit, yaitu konsumtif dan produktif. Kredit konsumtif adalah pinjaman yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tertentu dan bersifat tidak produktif.

Beda halnya dengan kredit produktif yang digunakan sebagai pinjaman modal usaha untuk menjalankan bisnis serta mendapatkan keuntungan.

Simak pengertian lebih lanjut tentang apa itu kredit konsumtif beserta contoh dan perbedaannya dengan produktif.

Pengertian Kredit Konsumtif

Setelah membaca penjelasan singkat di atas, maka timbul pertanyaan apakah yang dimaksud dengan kredit konsumtif?

Jadi, kredit konsumtif adalah layanan dari bank kepada nasabah untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat pribadi. Biasanya, pemberian besaran nominal dana kredit konsumtif adalah ketika proses pencairan, yaitu secara bertahap.

Bank yang melayani kredit konsumtif akan memberikan pinjaman dengan sistem pembayaran sesuai kesepakatan. Beban bunga kredit konsumtif diberikan tiap bulan dengan ketentuan peminjam akan membayar angsuran sesuai nilainya.

Nilai ini bergantung pada beberapa faktor, seperti besaran bunga, periode kredit, hingga jumlah total utang.

Intinya, kredit konsumtif adalah metode peminjaman yang ditujukan untuk kebutuhan pribadi sehingga tidak menghasilkan perputaran uang atau keuntungan. Periode waktunya pun relatif singkat dan Anda tidak perlu menggunakan kartu kredit ketika mengajukan pinjaman konsumtif.

Fungsi Kredit Konsumtif

Fungsi utama kredit konsumtif adalah sebagai upaya alternatif ketika membutuhkan pinjaman yang ditujukan untuk kebutuhan pribadi. Itulah faktor mengapa kredit konsumtif biasanya cepat cair, tidak perlu jaminan, dan nominalnya kecil.

Salah satu kebutuhan yang sering digunakan sebagai alasan mengajukan kredit konsumtif adalah biaya untuk membeli kendaraan, perabotan rumah tangga, biaya pernikahan, fashion, dan lain-lain.

Sebelum mengajukan kredit konsumtif, Anda perlu tahu persentase bunga yang dipatok di dalam pinjaman ini.

Hal tersebut untuk memastikan kemampuan Anda telah sesuai dengan kredit yang ditetapkan, agar tidak macet di tengah periode waktu.

Perbedaan Kredit Konsumtif dengan Produktif

Perbedaan antara jenis kredit konsumtif dan produktif ini terdapat di tujuan. Meskipun sama-sama sebagai pinjaman, namun keduanya memiliki perbedaan yang mencolok.

Pada dasarnya, kredit konsumtif adalah pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang sifatnya pribadi.

Pinjaman dana kredit konsumtif biasanya akan cepat habis, karena uangnya tidak diputar.

Nah, sedangkan kredit produktif ditujukan untuk pengembangan usaha sehingga dana pinjamannya diputar guna meraup keuntungan.

Kredit produktif merupakan pinjaman yang khusus digunakan untuk mendirikan atau mengembangkan bisnis para pelaku usaha.

Jangka waktunya pun lebih lama dari kredit konsumtif, nominalnya juga banyak.

Contoh Kredit Konsumtif

Kredit konsumtif adalah pilihan alternatif bagi sebagian orang untuk memperoleh pinjaman guna memenuhi kebutuhan pribadinya.

Nah, ada beberapa contoh kredit konsumtif yang sering dipilih, yaitu:

1. Gadget

Contoh pertama di penggunaan kredit konsumtif adalah untuk membeli gadget, seperti handphone, laptop, hingga perangkat elektronik lainnya. Bagi sebagian orang, memang harga gadget terbilang mahal.

Namun, kini tidak perlu khawatir, karena ada metode pinjaman kredit konsumtif yang mempermudah Anda dalam membeli gadget impian.

Proses pencairan cepat dan jangka waktu yang pendek merupakan alasan banyaknya orang yang menggunakan kredit konsumtif.

2. Kendaraan

Kredit konsumtif ini ditujukan untuk mempermudah mobilitas ketika sedang bepergian atau untuk pekerjaan.

Misalnya, Anda sering pergi jauh ke kantor sehingga membutuhkan mobilitas berupa kendaraan bermotor. Oleh karena itu, Anda dapat mengajukan kredit konsumtif jenis ini.

DP di kredit konsumtif relatif lebih rendah sehingga Anda dapat memaksimalkan pembelian kendaraan dengan menggunakan jenis ini.

3. Biaya untuk Pendidikan

Biaya pendidikan memang relatif tinggi sehingga banyak yang menggunakan kredit konsumtif ini untuk menunjang pembayaran.

Biasanya, alasan biaya pendidikan dibayar menggunakan kredit konsumtif adalah karena dana yang diproses cepat cair.

4. Biaya untuk Pernikahan

Pernikahan bagi sebagian orang memang sakral sehingga perlu diadakan pesta yang meriah.

Namun, acara yang meriah tentu memerlukan banyak biaya. Alternatif yang dipilih untuk meringankan biaya tersebut adalah memakai kredit konsumtif ini.

Itulah penjelasan tentang kredit konsumtif beserta perbedaannya dengan kredit produktif. Intinya, kredit konsumtif adalah pinjaman untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat pribadi.

Dalam penggunaan jenis kredit ini, ada baiknya Anda memperhatikan berbagai hal di atas, ya. jangan sampai salah perhitungan dan malah mengakibatkan pengelolaan keuangan Anda menjadi kacau.

Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan Anda tentang kredit konsumtif, bijaklah dalam memilih jenis dan tujuannya.

Baca juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 2 Feb 2023

Administered Price: Pengertian dan Pengaruhnya pada Inflasi

Baca

Edukasi - 2 Feb 2023

Krisis Ekonomi Sri Lanka, Apa Penyebab & Solusinya?

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC NISP siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB

Download ONe Mobile