Industri Jasa Keuangan: Pengertian & Perbedaannya dengan OJK

9 Jan 2023

IJK adalah perusahaan yang menyediakan produk di bidang keuangan.

Industri Jasa Keuangan atau IJK adalah perusahaan atau organisasi yang menyediakan pelayanan di bidang finansial.

Segala kegiatan yang dilakukan Industri Jasa Keuangan adalah bagian dari aktivitas ekonomi dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bahkan, kehadiran IJK saat ini telah banyak berperan dalam kehidupan masyarakat yang semakin berkembang dan berkualitas.

Lantas, seperti apa ciri-ciri sektor industri jasa keuangan tersebut? Yuk, temukan jawaban selengkapnya pada ulasan berikut!

Apa itu Industri Jasa Keuangan?

Menurut OJK, pengertian sektor Industri Jasa Keuangan adalah kumpulan perusahaan atau institusi dan lembaga pendukungnya yang bergerak di pelayanan finansial.

Dengan kata lain, IJK adalah kelompok perusahaan yang menyediakan produk di bidang jasa keuangan untuk masyarakat atau lembaga lainnya.

Bisa dibilang, IJK adalah pilar perekonomian negara yang diharapkan bisa turut memajukan kesejahteraan masyarakat dan berdaya saing global.

Dalam menjalankan perusahaannya, IJK diawasi langsung oleh OJK berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011.

OJK memiliki kewenangan untuk memberikan atau mencabut izin lembaga jasa keuangan yang tidak sesuai dengan peraturan mengenai IJK.

Di Indonesia, IJK terdiri dari tiga jenis, yaitu perbankan, non-bank, dan pasar modal.

Ketiga industri tersebut banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan keuangan.

Baca juga: 10 Perbedaan Perbankan Syariah & Konvensional Wajib Anda Tahu

Industri Jasa Keuangan Perbankan

Perbankan sebagai IJK adalah bertugas untuk mengelola keuangan dan melaksanakan kegiatan usahanya.

Contoh IJK di sektor perbankan di antaranya, Bank Perkreditan Rakyat, Bank Umum Syariah, dan Bank Pembangunan Daerah.

Selain itu, ada berbagai produk yang ditawarkan oleh industri perbankan, antara lain:

1. Giro

Giro adalah jenis penyimpanan di bank yang memungkinkan nasabah untuk memasukkan dana dalam jumlah banyak dengan sekali transfer.

Layanan giro ini biasanya dimanfaatkan oleh kelompok usaha yang setiap harinya melakukan transaksi dalam jumlah besar.

2. Deposito

Deposito adalah jenis simpanan yang memungkinkan Anda untuk memperoleh bunga minimal 2% dengan menyimpan dana selama 3 bulan hingga 3 tahun.

Namun, dana tersebut tidak bisa diambil sebelum tanggal jatuh tempo pengambilan atau Anda akan dikenakan penalti.

3. Tabungan

Produk selanjutnya dari perbankan IJK adalah tabungan yang menjadi layanan utama dan pasti Anda temukan di setiap bank.

Melalui tabungan, nasabah bisa menyimpan uang dalam jumlah tertentu dan menikmati fasilitas lainnya seperti, ATM, mobile banking, serta masih banyak lagi.

4. Kredit

Kredit adalah jenis produk yang bisa dimanfaatkan dalam peminjaman dana untuk usaha, pembelian rumah, dan keperluan lainnya.

Pihak bank biasanya akan meminta jaminan sesuai dengan nilai pinjaman yang dipilih oleh nasabah.

Kredit ini tidak hanya dimanfaatkan oleh perorangan, namun juga bisa digunakan untuk mendirikan atau mengembangkan usaha.

Baca juga: Apa Itu Kredit Investasi? Ini Fungsi & Besar Suku Bunganya

Industri Jasa Keuangan Non-Bank

Jenis selanjutnya dari IJK adalah jasa keuangan non-bank yang menyediakan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan finansial lainnya.

Beberapa produk sektor non-bank yang termasuk dalam IJK adalah pegadaian, asuransi, modal ventura, dompet digital, dan masih banyak lagi.

Penjelasan terkait produk-produk tersebut, di antaranya:

1. Pegadaian

Pegadaian adalah lembaga penyedia pinjaman dengan jaminan yang diserahkan oleh nasabah.

Barang tersebut nantinya akan dikembalikan kepada nasabah setelah dana yang dipinjam telah dibayarkan.

Barang yang digadaikan biasanya berupa perkakas elektronik, emas, BPKB, dan benda berharga lainnya.

2. Asuransi

Asuransi merupakan jasa keuangan yang bertujuan untuk melindungi nasabah dari berbagai kemungkinan buruk terkait finansial.

Beberapa contoh asuransi yang sering ditemui di antaranya, asuransi jiwa, kesehatan, perjalanan, kendaraan bermotor, dan lainnya.

3. Dompet Digital

Dompet digital adalah jasa keuangan yang memungkinkan Anda untuk menyimpan uang dan melakukan transaksi hingga investasi hanya menggunakan satu platform.

Layanan tersebut dapat dinikmati secara gratis. Anda hanya perlu mengunduh aplikasi di smartphone dan melakukan registrasi.

4. Modal Ventura

Modal ventura adalah perusahaan yang memberikan dana untuk organisasi rintisan atau startup dengan harapan bisa memperoleh keuntungan di kemudian hari.

5. Fintech Lending

Fintech lending adalah layanan peminjaman untuk UMKM yang tersedia secara online dan prosesnya dapat dilakukan secara cepat.

Fintech lending seringkali disebut juga dengan P2P Lending. Beberapa contohnya di Indonesia adalah Rekening Dana Lender.

Baca juga: 9 Lembaga Penunjang Pasar Modal di Indonesia & Perannya

Industri Jasa Keuangan Pasar Modal

Industri lainnya yang termasuk dalam IJK adalah pasar modal atau jasa penyedia layanan investasi dan transaksi surat-surat berharga.

Beberapa contoh IJK dalam pasar yang mungkin sering Anda temui, di antaranya:

1. Saham

Saham adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan dan bisa dibeli investor dalam pasar modal.

Hasil pembelian tersebut bisa mendatangkan keuntungan saat nilai saham tersebut mengalami peningkatan.

2. Reksadana

Reksadana adalah wadah untuk menyimpan dana dari masyarakat yang kemudian disebarkan pada berbagai efek khusus di pasar modal dan pasar uang.

Saat melakukan investasi di reksadana, Anda bisa memilih menyimpan dana di pasar uang, saham, reksadana campuran, atau reksadana obligasi.

3. ETF

ETF adalah reksadana yang dijual seperti saham. Di sini, investor akan melakukan pembelian sendiri tanpa dibantu oleh manajer investasi.

Namun, risiko dari ETF tentu saja sama seperti reksadana yang lebih ringan dibandingkan dengan saham.

4. Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan untuk mengumpulkan dana dengan berbagai tujuan tertentu.

Keuntungan minimal yang bisa didapatkan dari pembelian obligasi adalah sebesar 4% setiap tahunnya.

Itulah penjelasan tentang pengertian sektor industri jasa keuangan beserta jenis-jenisnya yang ada di Indonesia.

IJK adalah perusahaan atau lembaga yang bergerak di sektor keuangan dan diawasi langsung oleh OJK.

Beberapa pelayanan yang ditawarkan dalam IJK adalah deposito, reksadana, kredit, obligasi, asuransi, pegadaian, dan masih banyak lagi.

Keberadaan IJK sangat berperan penting untuk perkembangan perekonomian Indonesia dan membuat inklusi keuangan negara semakin meningkat.

Semoga informasinya membantu, ya! Temukan lebih banyak artikel terkait keuangan hanya di Blog OCBC NISP!

Baca juga: Saham atau Reksadana : Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 31 Jan 2023

Bank Milik Campuran: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Baca

Edukasi - 27 Jan 2023

Cara Jadi Trendsetter untuk Branding Bisnis, Ini Manfaatnya!

See All

Produk Terkait

Asuransi

Asuransi

Perlindungan demi masa depan yang lebih aman
Deposito

Deposito

Kelola keuangan bisnis jadi lebih cepat dan mudah
Giro

Giro

Kelola keuangan bisnis jadi lebih cepat dan mudah
Reksa Dana

Reksa Dana

Kemudahan investasi dengan aman dan nyaman untuk masa depanmu

Download ONe Mobile