Apa itu Word of Mouth? Ini Pengertian dan 7 Strateginya

4 Jun 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Strategi pemasaran word of mouth adalah bentuk promosi gratis. Begini caranya.

Word of mouth adalah salah satu teknik marketing inbound terefektif guna menggaet konsumen. Pada dasarnya, teknik satu ini berfokus memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada konsumen.

Jika puas, konsumen diharapkan dapat menyebarkan testimoni ke orang lain. Tapi bagaimana cara menerapkan strategi ini? Apa saja contoh-contoh word of mouth yang dapat diterapkan? Simak artikel ini hingga akhir.


Apa Itu Word of Mouth?

Word of mouth adalah istilah dari bahasa Inggris yang berarti kekuatan mulut. Kata word dalam bahasa Indonesia berarti kata, sedangkan mouth artinya mulut. Jadi strategi ini adalah salah satu strategi marketing untuk memasarkan suatu bisnis dari mulut ke mulut.

Bentuk promosi ini dinilai efektif, karena orang lebih percaya dengan promosi dari orang terdekatnya, dibanding promosi langsung dari pemilik produk. Akan tetapi, membuat konsumen mau merekomendasikan produk ke orang lain butuh strategi, yang selengkapnya akan dibahas di artikel ini.


Manfaat Word of Mouth untuk Bisnis

Setelah mengetahui apa itu word of mouth, berikut ini lebih detail tentang manfaatnya untuk bisnis Anda.

  1. Mendapatkan Promosi Gratis
    Manfaat pertama dari word of mouth adalah Anda tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis. Karena yang melakukan promosi adalah orang lain tanpa diminta, Anda tidak perlu memberikan imbalan apa-apa kepada orang tersebut. Oleh karena itu, strategi ini adalah salah satu strategi potensial yang dapat menurunkan budget promosi Anda.

  2. Membantu Membangun Nama Baik
    Konsumen yang merekomendasikan produk adalah konsumen puas. Dan bukti puncak kepuasan konsumen adalah saat mereka mau mengajak orang lain menggunakan produk kita. Oleh sebab itu, strategi ini adalah salah satu strategi marketing terbaik untuk membangun nama brand. Semakin banyak pemberi rekomendasi, semakin baik pula nama kita di mata masyarakat.

  3. Brand Lebih Mudah Populer
    Poin ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Saat produk kita dikenal baik, maka brand kita juga akan semakin populer. Apalagi kalau konsumen sampai memposting di media sosial dan membuatnya viral. Dengan demikian, kita dapat menghemat biaya untuk melakukan branding, terutama di media sosial.

  4. Cerminan Performa Pelayanan
    Manfaat strategi pemasaran word of mouth terakhir adalah cerminan performa layanan di mata konsumen. Sebagai seorang pebisnis, penting mendengar apa yang dikatakan konsumen tentang produk kita. Apabila konsumen memberikan kita rekomendasi, maka berarti performa pelayanan kita dan tim juga baik.


Elemen-Elemen Word of Mouth

Strategi pemasaran word of mouth adalah strategi yang punya elemen-elemen esensial. Tanpa elemen ini, penerapan strategi Anda tidak akan optimal. Elemen-elemen tersebut yaitu:

  1. Edukasi Konsumen Tentang Produk/Jasa
    Elemen pertama word of mouth adalah proses edukasi konsumen tentang produk yang Anda jual. Agar proses rekomendasi berjalan baik, konsumen wajib “dibuat paham” dengan keunggulan produk. Cara membuat konsumen paham value produk adalah dengan memberikan pelayanan terbaik Anda kepada mereka.

  2. Identifikasi Konsumen Potensial Memberikan Rekomendasi
    Hubungan penjual dan pembeli tidak hanya berakhir pada transaksi saja. Anda harus mampu menjalin hubungan dengan pelanggan pasca transaksi. Langkah ini akan membantu Anda untuk mengidentifikasi konsumen, apakah mereka merupakan target potensial yang bisa memberikan promosi dari mulut ke mulut nantinya.

  3. Penyediaan Alat Promosi Bagi Konsumen
    Elemen penting berikutnya adalah menyediakan alat promosi ini bagi konsumen. Hal ini akan memudahkan pelanggan untuk berbagi informasi terkait bisnis Anda. Beberapa alat word of mouth yang paling umum misalnya brosur promosi, leaflet, dan sebagainya, baik berformat cetak atau digital.

  4. Riset Kapan, Di Mana, dan Bagaimana Rekomendasi Diberikan
    Dengan mengetahui kapan, di mana, dan bagaimana strategi ini terjadi, Anda akan punya info tentang alur word of mouth di jaringan konsumen, dan memanfaatkannya untuk membuat strategi.

    Sebagai contoh, ternyata selama ini rekomendasi produk Anda terjadi di kalangan ibu-ibu yang sedang arisan. Agar jaringan rekomendasi terus berulang, maka Anda dapat memberikan service istimewa kepada konsumen ibu rumah tangga.

  5. Mendengar dan Merespon Pendapat Konsumen
    Saat konsumen menyuarakan isi hatinya terkait bisnis Anda, sebaiknya Anda menanggapinya dengan mendengarkan secara baik. Tindakan tersebut dapat membuat pelanggan merasa dihargai. Sehingga jika suatu saat nanti mereka menceritakan produk Anda ke orang lain, mereka akan teringat pelayanan baik dari Anda.


Strategi Pemasaran Word of Mouth

Setelah mengetahui elemen-elemen strategi pemasaran dari mulut ke mulut, kali ini saatnya kita membahas strategi penerapannya. Adapun strategi pemasaran word of mouth adalah sebagai berikut.

  1. Berikan Pelayanan Terbaik Pada Konsumen
    Strategi pertama word of mouth adalah memberikan pelayanan terbaik pada konsumen. Hal ini membuat pelanggan merasa diperhatikan dan diprioritaskan. Saat pembeli puas dengan pelayanan Anda, maka tanpa diminta mereka akan mempromosikan bisnis Anda kepada orang lain.

  2. Minta Konsumen Memberi Testimoni
    Bila bisnis Anda baru berdiri dan belum memiliki pelanggan, cara pertama menjalankan strategi pemasaran word of mouth adalah meminta konsumen memberikan testimoni. Jika testimoni yang diberikan bagus, Anda bisa menjadikannya sebagai bahan promosi agar orang lain lebih percaya.

  3. Terima Saran Perbaikan dari Konsumen
    Tidak selamanya konsumen akan memberikan testimoni bagus, terkadang testimoni dari mereka malah bisa berbalik menyerang bisnis Anda. Tapi hal tersebut seharusnya tidak Anda permasalahkan.

    Justru sebaliknya, Anda wajib memperlakukan konsumen pemberi testimoni buruk dengan lebih baik. Dengarkan alasan mereka memberikan testimoni buruk dan terima saran perbaikan dari mereka.

  4. Sediakan Konten untuk Konsumen Bagikan
    Strategi berikutnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan membuat konten yang dapat dibagikan konsumen. Konten di sini tidak harus selalu konten hard-selling. Anda juga dapat membuat konten untuk menyenangkan hati konsumen, seperti konten twibbon dan permainan.

  5. Bangun Interaksi dengan Konsumen di Medsos
    Saat ini, membangun interaksi kuat dengan konsumen di media sosial adalah salah satu contoh word of mouth terkuat. Sebutan lain untuk hal ini adalah engagement.

    Dengan membangun engagement konsumen di media sosial, Anda dapat mempertontonkan langsung keakraban interaksi Anda dengan konsumen. Akhirnya, orang lain yang belum jadi konsumen akan penasaran dengan produk dan menjadi konsumen Anda juga.

  6. Gunakan Strategi Key Opinion Leader (KOL)
    Agar strategi mulut ke mulut berhasil dilakukan, Anda bisa memanfaatkan jasa Key Opinion Leader (KOL). Key Opinion Leader (KOL) adalah seseorang yang memiliki pengetahuan dan informasi secara mendalam terkait bidang tertentu sehingga mereka dipercaya dan dihormati banyak orang. Contoh penerapan strategi satu ini misalnya dengan menyewa jasa artis guna mempromosikan produk.

  7. Berikan Hadiah Kejutan untuk Konsumen Terbaik
    Konsumen sangat senang jika Anda memberi perhatian kepada mereka, apalagi jika perhatian tersebut tidak diduga-duga. Agar konsumen dengan senang hati memberikan rekomendasi, sesekali Anda dapat memberikan hadiah kepada konsumen. Agar efeknya lebih berkesan, jangan beritahu konsumen lebih dulu soal hadiah ini. Langsung saja antarkan ke rumah mereka dan lihat bagaimana reaksinya.


Contoh Word of Mouth

Setelah membahas apa itu word of mouth, elemen-elemen, dan strateginya, berikut ini beberapa contoh word of mouth yang bisa Anda usahakan:

  • Konsumen merekomendasikan produk/jasa Anda kepada kerabat terdekatnya.
  • Konsumen membagikan konten bisnis Anda di media sosial pribadi.
  • Konsumen mereview atau memberikan testimoni terhadap produk/jasa Anda di akun sosial media pelanggan.
  • Konsumen mengajak Anda bekerjasama dalam komunitas konsumen.
  • Konsumen mengajak teman untuk ikut merasakan produk/jasa.

Strategi pemasaran word of mouth adalah salah satu strategi terbaik yang dapat Anda dan tim terapkan. Selain minim biaya, strategi ini sangat bermanfaat guna membangun brand dalam jangka panjang. Selagi menerapkan, jangan lupa manfaatkan media sosial sesering mungkin. Sehingga bukan hanya dari mulut ke mulut, brand Anda juga makin sering bergaung di internet.

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 29 Sep 2022

Real Estate: Bedanya dengan Properti dan Cara Investasi

Baca

Edukasi - 29 Sep 2022

Spekulasi Adalah: Definisi dan Perbedaannya dengan Investasi

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
Nyala Bisnis

Nyala Bisnis

Layanan saldo gabungan untuk mengatur keuangan pribadi dan bisnis secara terpadu
Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja

Solusi pinjaman untuk memenuhi berbagai kebutuhan pribadi
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile