Akrual Adalah: Pengertian, Manfaat, Contoh & Kelebihannya

3 Jan 2023

Akrual adalah basis yang menyesuaikan transaksi meski belum ada pertukaran uang.

Akrual adalah salah satu metode dalam akuntansi yang memiliki peran penting terhadap proses pencatatan laporan keuangan.

Pasalnya, metode ini membantu Sobat OCBC NISP mengukur kondisi kesehatan keuangan perusahaan dengan tepat, sehingga pengambilan keputusan pun dapat dilakukan secara akurat.

Bukan hanya itu, masih ada berbagai kelebihan akrual dalam dunia akuntansi. Untuk mengetahui lebih jelasnya, yuk simak pengertian akrual dan contohnya di artikel berikut!

Apa itu Akrual?

Akrual adalah sebuah metode akuntansi yang digunakan untuk mengukur posisi dan performa perusahaan dengan mengakui pendapatan saat transaksi berlangsung, meskipun uangnya belum dibayarkan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian akrual adalah cara dalam pembukuan yang menganggap biaya dan pendapatan bukan dari jumlah dibayar atau diterima saja.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun juga menjelaskan bahwa akrual adalah sistem penentuan biaya dan pendapatan yang mengakui seluruh hal tersebut pada tahun buku tertentu meskipun realisasinya terjadi di tahun buku selanjutnya.

Pada dasarnya, basis akrual adalah cara pencatatan berdasarkan apa yang seharusnya menjadi pendapatan atau beban perusahaan di suatu periode.

Adapun transaksi bisnis dengan jenis akun akrual adalah aset, pendapatan, beban, kewajiban, dan kerugian yang telah diterima atau terjadi namun belum tercatat.

Metode akrual adalah cara yang sering digunakan dalam pembukuan perusahaan, karena dinilai lebih akurat untuk menilai kondisi keuangan.

Banyak transaksi bisnis dilakukan secara kredit atau menggunakan uang muka, yang dalam metode basis kas, hal tersebut tidak dapat diakui.

Metode ini juga merupakan praktik akuntansi standar bagi perusahaan besar yang didukung oleh Prinsip Akuntansi yang Diterima Umum (PABU) maupun Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS).

Dalam akuntansi sendiri, terdapat dua basis, yakni akrual dan kas. Basis akuntansi adalah prinsip-prinsip akuntansi yang menjadi penentu kapan pengaruh transaksi atau kejadian harus diakui dalam laporan keuangan.

Konsep Dasar Akrual

Dalam praktiknya, metode akrual memiliki asas tersendiri. Adapun konsep dasar dari akrual adalah sebagai berikut:

1. Pengakuan Beban

Konsep dasar dari akrual yang pertama adalah untuk pengakuan beban. Pengakuan beban dilakukan ketika kewajiban membayar telah terjadi.

Dengan kata lain, saat kewajiban membayar telah diberitahukan, maka momen ini sudah dianggap sebagai titik permulaan munculnya biaya.

Baca juga: Dasar Akuntansi: Rumus, Konsep, dan Contoh Persamaannya

2. Pengakuan Pendapatan

Pendapatan pada basis akrual adalah hal yang dapat diakui saat perusahaan mempunyai hak dalam melakukan penagihan dari hasil kegiatan perusahaan.

Oleh karena itu, digunakan estimasi piutang tak tertagih dalam basis akrual karena pendapatannya sudah diakui walau kas belum menerima.

Manfaat Akrual

Metode akrual adalah hal yang bermanfaat untuk laporan akuntansi. Adapun manfaat dari akrual adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan informasi dalam laporan akuntansi
  • Memudahkan penyesuaian pendapatan dan beban
  • Mendukung manajemen keuangan yang lebih baik
  • Mendukung manajemen performa perusahaan
  • Mememperluas informasi tentang alokasi sumber daya
  • Mendukung manajemen aset

Contoh Akrual

Agar lebih memahami seperti apa praktik akrual dalam suatu perusahaan, berikut ini adalah contoh kasus perhitungannya:

Perusahaan XYZ harus membayarkan biaya listrik selama bulan Desember sebesar Rp5.000.000.

Namun, meteran tidak akan membacanya sampai tanggal 1 Januari dan Perusahaan XYZ baru akan ditagih pada tanggal 10 Januari.

Maka dalam metode basis akrual, perusahaan tetap melaporkan biaya sewa pada bulan Desember.

Di samping itu, perusahaan akan melaporkan estimasi tagihan sebesar Rp5.000.000. Neraca 31 Desember juga akan melaporkan kewajiban utang tagihan sebesar Rp5.000.000 agar dapat menunjukan kewajiban yang akurat.

Kelebihan dan Kekurangan Basis Akrual

Basis akrual tentu memiliki kelebihan dan kekurangan dalam metodenya. Adapun kelebihan dari basis akrual adalah sebagai berikut:

  • Menunjukkan gambaran akurat terkait kinerja perusahaan secara real time
  • Penilaian performa menjadi lebih akurat dalam satu tahun pelaporan
  • Alokasi sumber daya perusahaan dapat diketahui secara akurat
  • Dapat memberikan laporan keuangan yang lebih baik untuk membantu pengambilan keputusan
  • Audit keuangan menjadi lebih efektif karena catatannya jelas, koheren, dan detail
  • Belanja modal dan akuntansi penyusutan bisa disesuaikan
  • Jika berupa pendapatan, perusahaan berhak menarik uangnya kapanpun dibutuhkan
  • Bisa menghasilkan nilai kewajiban, aset, maupun ekuitas yang lebih baik
  • Mengubah perilaku keuangan menjadi lebih akuntabel dan transparan
  • Penghitungan penilaian biaya suatu program menjadi lebih baik

Adapun kekurangan yang dimiliki metode akrual antara lain adalah sebagai berikut:

  • Metodenya relatif rumit dan mahal dibandingkan dengan basis kas
  • Relevansi akuntansi berbasis akrual menjadi lebih terbatas
  • Memungkinkan perusahaan melakukan manipulasi laba bersih
  • Tidak dapat memperhitungkan dana yang sebenarnya tersedia di akun perusahaan
  • Pembentukan cadangan bisa mengurangi pendapatan perusahaan
  • Terdapat risiko pendapatan tidak tertagih sehingga mengurangi pemasukan perusahaan
  • Estimasi yang dibuat tidak dapat dikatakan 100% benar
  • Perusahaan tidak dapat memperkirakan kapan kas yang belum dibayar bisa diterima
  • SDM yang dibutuhkan dalam membuat laporan keuangan lebih banyak
  • SDM yang dibutuhkan harus kompeten dalam melakukan basis akrual

Perbedaan Basis Akrual dan Basis Kas

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa terdapat dua basis akuntansi, yaitu akrual dan kas.

Karena menjadi dua basis yang berbeda, akrual dan kas tentu memiliki perbedaan.

Perbedaan paling mendasar antara kedua basis ini terletak pada pengakuan pos beban dan pendapatan dalam laporan keuangan.

Dalam metode basis akrual, beban, dan pendapatan sudah dimasukkan ke laporan keuangan meskipun pembayarannya belum diterima.

Sedangkan pada metode basis kas, beban dan pendapatan baru diakui dalam laporan keuangan setelah perusahaan membayar atau menerima uang dari transaksi tersebut.

Dengan demikian, transaksi yang dimaksud baru akan dicatat setelah terjadi perpindahan uang dari dan/atau ke perusahaan.

Demikian penjelasan mengenai apa itu akrual, manfaat, hingga kelebihan dan kekurangannya.

Akrual adalah salah satu metode yang kerap digunakan perusahaan untuk keperluan akuntansi keuangan bisnis.

Biasanya, metode ini dimanfaatkan ketika perusahaan diyakini sudah tumbuh dan berkembang dengan baik.

Sehingga basis akrual dirasa lebih cocok lantaran membantu menganalisis keuangan secara mendalam.

Baca juga: Contoh Neraca Keuangan: Pengertian & Cara Lengkap Membuatnya

Story for your Inspiration

Baca

Tips & Trick - 1 Feb 2023

Berikan Yang Terbaik Saat Valentine, Asal Jangan Hal Ini!

Baca

Edukasi - 27 Jan 2023

Apa Itu Stress Spending? Ini Penyebab & Cara Menghindarinya

See All

Produk Terkait

Cash Management

Cash Management

Kelola bisnis jadi lebih mudah dan nyaman

Download ONe Mobile