Capex Adalah: Arti, Cara Hitung dan Bedanya dengan Opex

16 Sep 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Simak pengertian dan fungsi capex (capital Expenditure) di bawah ini!

Capital expenditure atau capex adalah salah satu indikator untuk menilai seberapa besar perusahaan berkembang. Bagi seorang investor, penting untuk melihat besaran capex sebuah perusahaan sebagai pertimbangan dalam memilih emiten. Capex sendiri merupakan pengeluaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan dengan skala besar. Untuk mengetahui apa itu capex lebih lanjut, yuk simak artikel ini sampai habis!


Pengertian Capex

Capex adalah pengeluaran yang dilakukan perusahaan untuk memperbanyak, membeli, merawat, dan memperbaiki aset jangka panjang seperti mesin, peralatan pabrik dan bangunan demi berlangsungnya operasional bisnis.


Capex vs Opex

Meskipun sama-sama diartikan sebagai biaya pengeluaran, namun dari segi fungsi dan nominal, capex dan opex adalah hal yang berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya.


Dari Segi Fungsi

Operating expenses atau Opex adalah biaya yang difungsikan untuk operasional sehari-hari perusahaan. Misalnya, upah karyawan, perbaikan rutin mesin produksi, maupun pembayaran pajak. Sementara capex adalah pengeluaran yang digunakan untuk mendukung aktivitas bisnis, seperti membeli atau merawat aset.

Dari Segi Nominal

Perbedaan capex dan opex selanjutnya terletak pada besarnya nominal yang dikeluarkan. Capex adalah pengeluaran yang membutuhkan biaya besar dan hanya sekali dibayarkan. Sedangkan opex adalah pengeluaran yang dilakukan secara rutin, sehingga biaya yang dibutuhkan tidak begitu besar.

Ringkasnya, capex adalah biaya modal pembelian aset. Sedangkan opex disebut sebagai beban usaha atau pengeluaran operasional.

Contoh Capex dan Opex

Untuk memudahkan Anda, contoh capex dan opex bisa dilihat ketika perusahaan Anda membeli sebuah printer. Capex adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli printer. Sedangkan biaya yang digunakan untuk membeli cartridge dan tinta tiap bulannya merupakan opex.


Jenis-jenis Capex

Dalam suatu perusahaan, biasanya terdapat berbagai jenis pengeluaran yang berbeda tergantung dari kebutuhan. Hal ini juga berlaku pada pengeluaran capex. Berikut beberapa jenis capex yang banyak digunakan pada industri.

Expansion Generated by New Products

Dalam upaya meningkatkan pendapatan, perusahaan akan menciptakan produk baru untuk menarik konsumen. Dalam mendukung hal tersebut, maka akan muncul jenis capex satu ini untuk membeli berbagai bahan dan alat produksi baru.

 

Projected Mandated by Law

Jenis capex ini digunakan untuk memenuhi hukum yang berlaku, bukan atas dasar mencari keuntungan. Contohnya seperti pembelian alat pengolah limbah. Alat tersebut bukan digunakan untuk proses produksi melainkan untuk mengolah limbah pabrik agar tidak mencemari lingkungan dan melanggar aturan hukum.

 

Equipment Replacement

Jika ada kerusakan pada aset yang dimiliki, maka perusahaan perlu melakukan pembelian alat baru. Capex jenis ini juga berlaku pada pemenuhan kebutuhan baru sebuah industri. Misalnya, kerusakan mesin yang tidak bisa diperbaiki membuat perusahaan harus membeli 1 unit mesin baru agar kegiatan produksi berjalan lancar.

 

Expansion to Meet Growth in Existing Products

Sebuah perusahaan tentu perlu memperluas pangsa dan jejaringnya. Misalnya, suatu perusahaan yang akan membuka cabang di daerah lain perlu mengeluarkan biaya untuk menyiapkan segala kebutuhan, seperti membeli bangunan baru, biaya penambahan jumlah karyawan, mesin baru, dan sebagainya. Maka, hal tersebut juga termasuk jenis capex dengan tujuan ekspansi.

 


Cara Menghitung Capex

Cara mengetahui besaran capex adalah dengan melihat arus kas investasi pada laporan keuangan perusahaan. Apabila Anda tidak dapat mengaksesnya, Anda dapat menghitungnya secara manual dengan memanfaatkan neraca perusahaan serta laporan laba-rugi

Cara Menghitung Capex dengan Rumus

Rumus capex adalah:

Capex= PP&E saat ini - PP&E lama + Biaya depresiasi saat ini

Keterangan:

  • PP&E (Property, Plant, and Equipment) adalah aset tetap dan berwujud milik perusahaan.

  • PP&E untuk periode saat ini dan sebelumnya biasanya ditunjukkan oleh neraca dan laporan laba-rugi. Kedua jumlah ini akan menunjukkan selisih bersih PP&E.

Cara Menghitung Capex Melalui Laporan Keuangan

Berikut ini cara menghitung capex apabila Anda memiliki akses ke laporan keuangan:

  1. Cermati bagian laporan laba-rugi untuk mencari biaya penyusutan pada periode berjalan.

  2. Cari saldo aset tetap pada periode sebelumnya dan cari selisih saldo tersebut dengan saldo aset tetap saat ini.

  3. Tambahkan selisih saldo aset tetap ke biaya penyusutan periode berjalan. Dari sinilah capex periode berjalan akan diketahui.


Fungsi Menghitung Capex

Penting bagi perusahaan untuk menghitung nilai capex mereka. Bukan hanya berkaitan dengan laporan keuangan saja, namun perhitungan capex juga memberikan fungsi lain sebagai berikut.

Acuan Jangka Panjang Perusahaan

Penting bagi perusahaan untuk menghitung nilai capex mereka. Bukan hanya berkaitan dengan laporan keuangan saja, namun perhitungan capex juga memberikan fungsi lain sebagai berikut.

Investasi di Masa Depan

Capex merupakan investasi masa depan, karena berbagai aset dan alat produksi yang dibeli diharapkan bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan di kemudian hari. Meskipun harus mengeluarkan biaya besar di awal, namun akan terbayarkan dengan keuntungan yang didapat nanti.

Selain itu, pencatatan capex yang baik akan menarik investor untuk berinvestasi pada perusahaan. Hal ini karena perusahaan terlihat memiliki potensi yang menjanjikan untuk terus berkembang.

Depresiasi

Depresiasi merupakan penurunan nilai atas suatu barang atau aset seiring berjalannya waktu. Menghitung capex adalah suatu langkah preventif agar depresiasi ini tidak membawa kerugian bagi perusahaan.

Depresiasi akan mempengaruhi jumlah modal yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, perusahaan harus mampu memperhitungkan saat yang tepat agar dapat memperoleh keuntungan dari modal yang telah dikeluarkan.

Mengetahui Pengeluaran Tinggi

Dengan menghitung capex, Anda dapat mengetahui tingginya pengeluaran perusahaan dalam pembelian aset. Dengan menyadari tingginya pengeluaran, perusahaan akan lebih siap menentukan langkah bisnis. Selain itu, Anda dapat memperkirakan berapa pengeluaran yang akan dikeluarkan di masa depan apabila Anda harus membeli aset yang sama.


Contoh Capex dalam Penggunaannya

Tidak semua pengeluaran perusahaan termasuk dalam capital expenditure. Capex adalah biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan diluar operasional. Contohnya sebagai berikut.

Biaya Pembelian Alat dan Aset

Seperti yang telah dijabarkan di atas, salah satu tujuan utama capex adalah untuk pembelian alat dan aset perusahaan. Alat dan aset yang dibeli meliputi alat-alat produksi, gedung, tanah, komputer, dan semua benda yang berhubungan dengan kelangsungan bisnis.

Biaya Produksi

Contoh lain capex adalah biaya produksi, terutama yang berkaitan dengan pembelian alat-alat produksi baru dan proses uji cobanya.

Biaya Lisensi

Selain untuk pembelian aset, capex adalah biaya yang dikeluarkan untuk lisensi perusahaan. Lisensi ini bisa berhubungan dengan legalitas perusahaan maupun produk yang dihasilkan.

Biaya Perbaikan

Satu lagi yang merupakan contoh capex yaitu biaya perbaikan. Perbaikan ini biasanya terkait dengan kinerja mesin dan peralatan. Dengan adanya perbaikan, diharapkan mesin dapat bekerja lebih optimal sehingga proses produksi berjalan lancar.

Biaya Promosi

Mengapa biaya promosi termasuk dalam capex? Hal ini karena promosi ditujukan untuk meningkatkan penjualan dan biasanya dilakukan sebelum aktivitas bisnis dimulai. Oleh karena itu, biaya promosi termasuk dalam modal perusahaan.


Itulah pembahasan OCBC NISP mengenai apa itu Capex serta jenis dan cara menghitungnya. Pada intinya, capex adalah modal yang dikeluarkan sebuah perusahaan untuk melakukan perbaikan dan pembelian alat atau aset. Semoga informasi ini bermanfaat!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile