Premi Asuransi: Pengertian, Fungsi, Jenis, & Cara Menghitung

19 Mei 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Premi asuransi adalah salah satu hal terpenting dalam asuransi, ini bahasannya.

Banyak nasabah mengikuti program asuransi tanpa mengetahui apa itu premi asuransi. Padahal premi asuransi adalah kewajiban yang dapat menjamin perlindungan nasabah dari hal-hal tidak diinginkan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut ini.


Apa itu Premi Asuransi?

Dalam asuransi, ada dua pihak yang terlibat, yaitu pihak tertanggung (nasabah) dan pihak penanggung (perusahaan/polis asuransi). Premi asuransi adalah biaya yang dibebankan pada nasabah sebagai imbalan atas alih risiko pada polis asuransi.

Proses pembayaran premi asuransi ada dua jenis, yaitu per bulan atau per jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan.


Fungsi Premi Asuransi yang TIdak Banyak Diketahui

Beberapa orang merasa keberatan mendaftar asuransi karena premi. Padahal premi asuransi memiliki beberapa fungsi penting bagi nasabah sendiri. Selengkapnya tentang fungsi premi asuransi bisa Anda simak berikut ini.

  1. Sebagai Penjamin Perlindungan Nasabah
    Nasabah mendaftar program asuransi agar dirinya terlindungi dari risiko tak terhindarkan, seperti kematian dan bencana alam. Jumlah pencairan asuransi bisa bervariasi sesuai kesepakatan. Akan tetapi, umumnya jumlah totalnya bisa mencapai jutaan.

    Premi asuransi adalah jaminan asuransi terbayar ke nasabah saat terjadi hal tidak diinginkan. Apabila polis asuransi tidak mensyaratkan premi/preminya terlalu kecil, maka Anda perlu was-was karena polis semacam ini mencurigakan.

  2. Sebagai Biaya Pengalihan Risiko ke Penanggung
    Setiap badan usaha membutuhkan berbagai biaya guna menjalankan operasional, termasuk asuransi. Sebagai salah satu usaha dengan beban terberat, asuransi perlu membebankan biaya pengalihan risiko ke nasabahnya.

    Akan tetapi, nominal premi asuransi adalah sesuatu yang kecil dibandingkan risiko yang mengancam Anda dan keluarga.

  3. Penegak Fungsi Keadilan Antar Nasabah dan Penanggung
    Premi asuransi adalah penjamin agar transaksi berjalan dengan fair tanpa kecurangan dari salah satu pihak. Sebagai pihak yang bekerjasama, nasabah dan polis asuransi wajib membentuk hubungan mutualisme. Sehingga proses penjaminan risiko berjalan lebih lancar dan tidak terkendala, terutama di masalah biaya.


Jenis-Jenis Premi Asuransi

Sebelum mendaftar sebagai nasabah polis, ada beberapa jenis premi asuransi yang perlu Anda pahami, berikut lebih lengkapnya.

  1. Premi Asuransi Kecelakaan Diri
    Kecelakaan adalah salah satu faktor asuransi paling umum, terutama di Indonesia. Asuransi kecelakaan diri tidak terbatas pada kecelakaan kendaraan saja, tapi juga kebakaran, tenggelam, jatuh, dan hal-hal lain yang mengakibatkan cacatnya tubuh.

    Di awal kesepakatan, umumnya polis dan nasabah menyepakati besar pencairan asuransi apabila kecelakaan terjadi. Jumlah pencairan ini tidak berubah-ubah, sehingga nominal premi asuransinya juga tetap.

  2. Premi Asuransi Pendidikan
    Premi asuransi pendidikan umumnya dibayarkan per bulan, dan jumlahnya ditentukan per orang yang diasuransikan. Misalnya Anda memiliki 3 orang anak, anak pertama sudah bekerja dan 2 sisanya masih bersekolah. Anda tidak perlu membayarkan premi asuransi anak sulung Anda karena dia sudah menyelesaikan sekolahnya.

  3. Premi Asuransi Kesehatan
    Jenis berikutnya premi asuransi adalah premi asuransi kesehatan, yang bisa dibayarkan per bulan, per kuartal, atau per semester. Dibandingkan biaya berobat, premi asuransi kesehatan jumlahnya jauh lebih murah. Ada dua cara membayar premi asuransi jenis ini, yaitu berdasarkan perorangan atau per keluarga.

  4. Premi Asuransi Perjalanan
    Meski tampak mirip dengan asuransi kecelakaan diri, asuransi perjalanan punya konsep berbeda. Asuransi perjalanan hanya berlaku selama Anda melakukan perjalanan saja, misalnya saat sedang bepergian ke luar negeri.

    Ada dua cara pembayaran premi asuransi perjalanan, yaitu dengan membayar sendiri atau dibayarkan jasa transportasi. Apabila asuransi sudah ditanggung jasa transportasi yang digunakan, maka Anda tidak perlu membayar premi lagi.

  5. Premi Asuransi Kendaraan
    Jenis berikutnya premi asuransi adalah premi asuransi kendaraan mewah/langka bernilai ratusan juta sampai milyaran. Jumlah premi asuransi kendaraan sudah disepakati di awal, sama seperti asuransi kecelakaan diri. Nominal asuransi kendaraan umumnya besar, sehingga hanya segelintir orang mendaftarkan kendaraan guna diasuransikan.

  6. Premi Asuransi Properti
    Anda dapat mendaftarkan rumah/bangunan ke asuransi properti untuk menjamin risiko saat terjadi kebakaran dan bencana alam. Ada dua jenis pembayaran asuransi properti, yaitu per jangka waktu tertentu atau per kesepakatan. Meski demikian saat mendaftar asuransi ini, Anda perlu hati-hati. Asuransi properti tidak akan cair jika Anda terbukti melakukan kerusakan dengan sengaja.

  7. Premi Asuransi Jiwa
    Terakhir, premi asuransi jiwa adalah premi yang dibayarkan untuk menanggung risiko saat Anda atau anggota keluarga Anda meninggal dunia. Premi jenis ini umumnya dibayarkan rutin per bulan, dan jumlahnya tidak terlalu besar. Akan tetapi, umumnya pencairan asuransi jiwa memiliki nominal sangat besar, sehingga Anda tidak akan rugi mendaftar asuransi jenis ini.


Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Premi Asuransi

Polis asuransi dapat mempengaruhi besar premi yang Anda bayarkan. Akan tetapi, selain itu ada beberapa faktor lain berdampak pada premi asuransi, yaitu sebagai berikut.

  1. Nilai Benda yang Diasuransikan
    Faktor pertama yang dapat mempengaruhi jumlah premi asuransi adalah nilai benda. Nilai di sini maksudnya bisa harga atau nilai personal dari nasabah itu sendiri. Salah satu contohnya adalah asuransi kaki pesepakbola Cristiano Ronaldo. Atlit satu ini telah mengasuransikan kedua kakinya seharga $144 juta atau setara Rp2 triliun.

  2. Kondisi Benda Saat Diasuransikan
    Faktor selanjutnya yang mempengaruhi premi asuransi adalah kondisi benda saat dijaminkan ke polis asuransi. Jumlah premi asuransi mobil baru jelas berbeda dengan mobil bekas/pernah digunakan. Hal ini dikarenakan mobil bekas kualitas dan performa mesinnya jelas lebih rendah daripada mobil belum pernah digunakan.

  3. Faktor Penyebab Risiko
    Premi asuransi kesehatan dan jiwa jumlahnya sangat dipengaruhi oleh kesehatan dan gaya hidup orang yang ditanggungkan. Jika Anda seorang perokok, maka jumlah premi asuransi jiwa dan kesehatannya juga lebih tinggi. Ini juga berlaku bagi orang-orang dengan penyakit bawaan seperti jantung dan asma.

    Tapi, perhitungan premi asuransi kesehatan dan jiwanya akan berbeda jika penyakit datang setelah asuransi disepakati. Misalnya Anda telah mendaftar asuransi kesehatan selama 2 tahun. Tiba-tiba, Anda didiagnosa memiliki penyakit jantung. Bukannya menambah premi, Anda malah akan dapat uang pertanggungan saat mengalami ini.

  4. Jumlah Uang Pertanggungan
    Faktor terakhir pemengaruh nominal premi asuransi adalah jumlah uang pertanggungan saat kesepakatan awal. Semakin besar uang pertanggungan yang diajukan, maka semakin besar pula jumlah premi perlu Anda bayarkan.


Cara Menghitung Premi Asuransi

Nominal premi asuransi bervariatif, sesuai dengan faktor-faktor pemengaruh yang sudah dibahas. Akan tetapi jika ingin tahu estimasinya, berikut ini kita gunakan simulasi dari asuransi LiveSMART Protector OCBC NISP, salah satu asuransi jiwa paling terjangkau di Indonesia.

Premi asuransi LiveSMART Protector OCBC NISP hanya berkisar antara Rp100 - 300 ribu per bulan. Anda mendaftarkan diri Anda, istri, dan 2 buah hati ke asuransi jiwa ini. Usia Anda, istri, dan kedua buah hati masih di bawah 30 tahun. Maka jumlah premi yang perlu Anda bayarkan adalah:

Rp100 ribu X 4 orang = Rp400 ribu/bulan

Jika mendaftar di program LiveSMART, premi ini hanya perlu Anda bayarkan selama 5 tahun. Selanjutnya selama 20 tahun, OCBC NISP akan menjamin perlindungan jiwa keluarga Anda. Dan apabila dalam waktu itu tidak terjadi apa-apa, premi asuransi Anda akan dikembalikan 100% tanpa dikurangi.

Premi asuransi adalah kewajiban yang menjamin hak Anda sebagai nasabah asuransi apabila suatu hari nanti terjadi hal tidak diinginkan. Jumlahnya memang berbeda-beda, sehingga pilih penyedia asuransi paling sesuai bagi Anda. Salah satu yang terbaik di Indonesia adalah LiveSMART OCBC NISP, yuk daftarkan Anda dan keluarga sekarang juga!

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Investasi bertahap dengan Reksa Dana Berjangka

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Pasar Saham: Sell in May and Go Away?

See All

Produk Terkait

Asuransi

Asuransi

Download ONe Mobile